Harian
05.30
Jumat Pertama
17.00
Sabtu
16.00
Minggu
07.00

Sekretariat



Paroki St. Yoseph Medari meliputi beberapa kecamatan: Tempel, sebagian Sleman, Seyegan, sebagian Minggir, dan sebagian Turi yang kesemuanya termasuk Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada tahun 2013 Paroki St. Yoseph Medari meliputi 6 Wilayah (terdiri dari 27 Lingkungan); di Paroki Pusat ada 4 Wilayah yang terdiri dari 19 Lingkungan dan di Stasi St. Thomas Seyegan ada 2 Wilayah yang terdiri dari 8 Lingkungan.
Dimulai pada bulan Juni 1922 diselenggarakan Misa Kudus setiap dua minggu sekali di Gedung Societet Medari, yang lebih dikenal sebagai “Kamar Bola(h)”. Pada mulanya umat masih sedikit (sekitar 20 orang) yang sebagian besar adalah orang yang bekerja di Pabrik Gula Medari, hanya sebagian kecil dari pribumi.

Seiring perkembangan, gedung tersebut tidak mampu menampung umat. Maka, dibangunlah gedung gereja di Dusun Murangan yang dimulai pada tahun 1925 dan selesai dibangun serta diresmikan dan diberkati pada tanggal 23 Oktober 1927 oleh Romo Van Velsen, SJ., Vikaris Apostolik Batavia. Umat yang datang untuk Misa.

Pada tahun 1937 di Medari dibentuklah sebuah badan kepengurusan gereja yaitu Panitia Gereja Katolik (PGK) yang melibatkan beberapa tokoh umat yang bertugas mengurusi umat, mengembangkan ibadat, dan mengelola bangunan gereja. Untuk memperlancar tugas kepengurusan, menertibkan administrasi, dan membentuk kepengurusan gereja dibuatlah cap (stempel) dengan tulisan Dewan Paroki Medari. Sebutan ‘Dewan Paroki’ inilah yang menjadi asal mula disebutnya dewan-dewan paroki di Keuskupan Agung Semarang dan di seluruh Indonesia.

pada tanggal 29 Februari 1960 barulah didirikan Paroki St. Yoseph Medari, sesuai dengan akte PGPM Paroki St. Yoseph Medari, dengan Pastor Paroki yang pertama adalah Romo Arnoldus Ingen Housz, SJ.
Lingkungan : 22 di Medari, 8 di Stasi Seyegan
Wilayah : 4 di Medari, 2 di Stasi Seyegan

Batas
Utara : Paroki Salam dan Paroki Somohitan
Selatan : Paroki Mlati
Timur : Paroki Mlati
Barat : Paroki Promasan