Renungan APP tanggal 20 Maret 2021

SABTU Prapaska 4

“Maka timbullah pertentangan di antara orang banyak karena Dia” (Yoh 7:43)

Menjadi Katolik itu tidak mudah. Kita harus ikut pelajaran untuk persiapan menerima sakramen, begitu banyak kegiatan menggereja seperti koor, parkir, dewan paroki, OMK, prodiakon, misdinar, lektor dll. Itulah gambaran sebagai orang Katolik. Berbagai kepengurusan dan kegiatan Gereja menjadi sarana bagi kita untuk mengembangkan iman dan pelayanan kekatolikan. Hal yang menjadi keprihatinan yakni ketika orang tidak mau terlibat dalam berbagai macam kegiatan Gereja.Misalnya saja orang hanya cukup mengikuti Ekaristi tanpa mau mengikuti dinamika pelayanan Gereja. Bukankah itu keegoisan rohani?

Mengapa menjadi katolik tidak mudah? Hal ini dikarenakan begitu banyak pertentangan dalam diri kita untuk menghidupi kekatolikan. Selalu saja ada alasan untuk menolak dalam pelayanan Gereja, misalnya saja beban keluarga, studi, jarak yang jauh dari rumah dengan Gereja dll. Begitu banyak alasan keegoisan diri yang kerap kali ditutupi dengan tipuan-tipuan halus yang membuat orang lain lalu memakluminya.

Prapaskah sudah memasuki pekan keempat marilah kita merenungkan perjalanan iman kita; sudahkah kita menjalankan aksi puasa dan pantang? sudahkan kita menjalankan devosi jalan salib? Semoga masa prapaskah ini menjadi kesempatan untuk mendamaikansegala pertentangan yang kerap kali hadir dalam hati kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *