Misa Raya Anak dan Remaja Rayon Kulon Progo Plus “Dibaptis dan Diutus”

Bulan Oktober 2019 ditetapkan oleh Paus Fransiskus sebagai bulan misi luar biasa dengan tema “Dibaptis dan Diutus”. Bapa Suci menunjukkan 4 cara untuk menghidupinya yaitu dengan ekaristi, sabda Allah, doa pribadi, dan doa bersama. Menanggapi kesempatan ini, pendamping PIA/PIR Rayon Kulon Progo dengan didampingi Romo Kristoforus Rhesa Alem Pramudita, Pr hendak menyalakan kembali semangat misioner anak-anak dan remaja di Kulon Progo melalui Misa Raya.

Acara ini terlaksana pada tanggal 3 November 2019 di Gereja Santa Maria Bunda Penasihat Baik Wates dengan diikuti sekitar 700 peserta dari Rayon Kulon Progo dan Bantul.

Acara diawali dengan animasi dilanjutkan dengan dinamika kelompok oleh alumni SOMA (School of Missionary Animators) Keuskupan Agung Semarang dan Kevikepan DIY yang ada di rayon Kulon Progo. Peserta dibagi menjadi 20 kelompok besar. Pada tiap kelompok, peserta diajak untuk saling mengenal teman-temannya dengan nama Baptisnya. Masih dalam kelompok yang sama, peserta diajak menuliskan misi atau harapan mereka di kertas yang berbentuk daun. Daun ini kemudian digantung di pohon harapan. Pada akhir dinamika, Romo Antonius Invarien Alpha Andriyanto, Pr (moderator KKM Kevikepan DIY) mengajak anak-anak bernyanyi bersama dan memberikan peneguhan.

Seluruh rangkaian acara dimahkotai dengan Perayaan Ekaristi bersama dengan seluruh peserta dan pendamping yang hadir. Ekaristi dipimpin oleh Rm. Kristoforus Rhesa Alem Pramudita, Pr yang didampingi oleh Fr. Leonardus Dwi Hananto.

Ada tiga pesan yang disampaikan oleh Rm. Rhesa dalam homilinya yaitu, peserta dan pendamping diajak untuk menghayati bulan misi luar biasa dengan mengembangkan  Semangat, Setia, dan Sukacita (3 S). Ketiga hal itu diharapkan menjadi Roh yang dikembangkan di dalam hidup pribadi dan paguyuban mereka sebagai anak dan remaja serta pendamping di paroki mereka masing-masing.

Sebelum perayaan ekaristi selesai panitia memberikan kenang-kenangan sebagai tanda terima kasih kepada Bapak Aloysius Wahyu Ridhar Wibowo sebagai perwakilan dari Paroki St. Maria Bunda Penasihat Baik, Wates. Semoga pengalaman Misa Raya PIA-PIR ini menjadi awal tumbuhnya perjumpaan lainnya bagi paroki-paroki yang ada di Rayon Kulon Progo Plus.

“Allah yang telah memulai perbuatan baik diantara kita, berkenan menyelesaikannya pula” (bdk. Flp. 1:6).

Galeri foto klik disini

Yohana Krisdian

Leave a Reply