Kevikepan DIY Bagikan 50 Ribu Bibit Lele

Perwakilan umat Paroki Banteng menerima 1.750 ekor bibit lele dari Vikep DIY Romo Andrianus Maradiyo Pr di Dusun Dukuh, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, DIY. Foto: Anton Sumarjana/Bernasnews.com

Setelah membagi sekitar 60 ribu batang pohon singkong mentega, Kevikepan DIY kembali membagi bibit lele. Kali ini, melalui gerakan Lele Berbagi, dibagikan 50 ribu bibit lele ukuran 5 cm. Sebanyak 30 paroki ambil bagian dalam gerakan Lele.Berbagi ini.

Awalnya hanya tersedia 10 ribu bibit lele, kemudian ada beberapa donatur dan partisipasi per paroki, sehingga kevikepan bisa menyediakan 50 ribu ekor bibit lele. Semua bibit lele ini disediakan UPH Budi Fish Farm yang mempunyai kolam pembenihan di Donolayan, Ngaglik, Sleman.

Ismono dari Omah Paseduluran memberi tutorial bagaimana memelihara ikan lele di dalam ember, Selasa (19/5/2020). Foto: Anton Sumarjana/Bernasnews.com

Sebelum bibit lele dibagikan, Vikep DIY Romo Andrianus Maradiyo Pr memberi berkat. Romo Dio, panggilan akrabnya, mengatakan, semua bibit yang akan dibudidayakan oleh umati bisa hidup baik menjadi besar dan dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan makanan yang bergizi.

Penyaluran bibit lele ini dilakukan di kebun Omah Paseduluran di Dusun Dukuh, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, DIY. Di tempat ini dikembangkan berbagai bibit tanaman buah, sayur dsn budidaya lele.

Vikep DIY Romo Andrianus Maradiyo Pr memberi berkat benih lele yang akan dibagikan ke paroki-paroki di kebun Omah Paseduluran di Dusun Dukuh, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, DIY. Foto: Anton Sumarjana/Bernasnews.com

Rm Dio menyambut gembira karena paroki-paroki dengan semangat ambil bagian dalam gerakan Lele Berbagi ini. “Gereja peduli tidak hanya membantu tersedianya bahan makanan yang habis dikonsumsi pada hari ini, tetapi juga pemberdayaan masyarakat ke depan,” tutur Rm Dio. (Anton Sumarjana)

Sumber : https://bernasnews.com/kevikepan-diy-bagikan-50-ribu-bibit-lele/

Leave a Reply