Bulan Katekese Liturgi 2020 Hari Ke-29

Maria, Bunda Ekaristi
Setiap selesai Misa Harian, Pak Paulus selalu berdoa di depan patung Bunda Maria yang ada di samping panti imam. Di depan patung Bunda Maria itu, Pak Paulus mendaraskan doa Kidung Maria “Magnificat“: Dia sangat tersentuh dengan kata-kata dalam doa tersebut. Dia ingin memuliakan Tuhan dan bersyukur kepada-Nya setelah merayakan Ekaristi, sumber dan puncak hidup orang beriman.

Kebiasaan Pak Paulus tersebut sangat baik dan kiranya dihidupi pula oleh banyak orang Katolik saleh lainnya. Sebagai orang Katolik, kita harus bangga karena mempunyai Bunda Maria. Mengapa? Salah satunya karena Bunda Maria mempunyai peranan khusus dalam hidup beriman Katolik. Bunda Maria menjadi model atau sokoguru kebajikan dan iman dari masa ke masa. Hal tersebut disampaikan Paus Fransiskus dalam salah satu wejangannya dalam Doa Angelus di Roma pada hari Minggu, pukul 12 siang. Paus Fransiskus mengungkapkan: “Dengan membawa Yesus, Bunda Maria membawakan kita juga sebuah sukacita baru, penuh makna. Ia membawakan kita kemampuan baru untuk melewati saat-saat yang menyakitkan dan sulit dengan iman; ia membawakan kita kemampuan belas kasihan, saling mengampuni, saling memahami, saling mendukung. Maria adalah sokoguru kebajikan dan iman”.

Hal yang senada pernah ditegaskan Paus Yohanes Paulus II dalam Ensiklik Ecclesia de Eucharistia (Ekaristi dan Hubungannya dengan Gereja) tertanggal 17 April 2003. Diungkapkannya demikian:”Apabila kita ingin menemukan kembali seluruh kekayaan kedalaman hubungan Gereja dengan Ekaristi, kita tak boleh melupakan Maria, Bunda dan Model Gereja…. Maria dapat membimbing kita ke dalam Sakramen Mahakudus ini, justru karena dia sendiri mempunyai perhubungan mendalam dengan Ekaristi” (EE No. 53). Paus Yohanes Paulus II dengan tegas menyebut Maria sebagai Wanita Ekaristi, Bunda Ekaristi. Dalam seluruh hidupnya, Bunda Maria adalah “Wanita Ekaristi” (EE No. 53). Gereja senantiasa memandang Maria sebagai teladan. Kita semua dipanggil untuk meneladan Bunda Maria dalam hubungan dengan misteri yang Mahakudus

Leave a Reply